Tampilkan postingan dengan label INSPIRASI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label INSPIRASI. Tampilkan semua postingan

Selasa, 20 Juni 2017

Anak Suka Menangis Saat Tengah Malam? Pastikan Dirinya Tak Diganggu Jin dengan Membaca Surat Ini

Anak Suka Menangis Saat Tengah Malam? Pastikan Dirinya Tak Diganggu Jin dengan Membaca Surat Ini
Hati-hati lho bunda, jangan sampai anak terkena gangguan tak kasat mata. Pastikan saja dengan membaca surat Al-Qur'an ini benar atau tidak hanya menangis biasa.

Ibu mana yang tega apabila mendengar buah hatinya menangis di tengah malam? Ibu akan dengan sigap berlari ke kamar anak untuk menenangkannya. Mungkin hal yang biasa saja, namun jika terjadi setiap malam apa tidak curiga?



Bismillah wal hamdulillah, wasshalatu wassalamu’ala rasulillah. Kami turut prihatin atas apa yang menimpa Ibu bersama buah hati tercinta. Pasti Ibu sering terganggu istirahatnya bila si kecil sering rewel di tengah malam. Itu merupakan salah satu bentuk cobaan yang dialami oleh orang tua.

Namun yakinlah, bila semua cobaan itu dijalani dengan penuh kesabaran dan keikhlasan, niscaya dosa-dosa Ibu sekeluarga akan semakin berkurang dan pahala pun akan semakin bertambah, insya Allah. Bunda haruslah tetap bersabar, kalau anak sesekali terbangun dan menangis di tengah malam, itu hal yang wajar. Mungkin tidurnya terganggu, misalnya oleh mimpi buruk yang membuatnya ketakutan, kegerahan, atau banyak nyamuk yang menggigit.

Bisa juga dia terbangun karena haus dan lapar, akhirnya menangis. Karena itu usahakan dan pastikan perut si kecil tidak kosong ketika hendak tidur. Kalaupun dia terbangun di tengah malam, cepatlah direspons atau dibantu apa yang dia butuhkan.

Kalau minta minum atau makan, cepat penuhi. Kalau karena gerah dan banyaknya nyamuk, segera cari solusi agar tidak terganggu tidurnya. Sebab bila kita terlambat memenuhi kebutuhannya, si kecil akan ngambek dan sukar untuk mendiamkan jerit tangisnya.

Akan tetapi ada beberapa orang yang anaknya suka sekali menangis malam-malam dan dalam kurun waktu tertentu. Akan tetapi perihal lebih detailnya seputar gangguan yang dialami si kecil ataupun kejanggalan lainnya saat dia terjaga, seperti menunjuk ke tempat tertentu dari ruangan sambil ketakutan bisa saja terjadi. Apalagi jika ada hal aneh ketika si kecil menangis malam-malam yang dianggap orang biasa, seperti misalnya dia terbangun dan menangis setiap malam.

Apalagi kalau gaya menangisnya seperti orang ketakutan atau jerit-jeritan dan sukar untuk didiamkan. Untuk memastikan apakah ia diganggu jin atau tidak, Ibu bisa me-ruqyah si kecil. Caranya, bacakan doa ruqyah menjelang si kecil tidur. Minimal surat al-Fatihah, al-Ikhlas, al-Falaq, an-Nas, ayat kursi, dan dua ayat terakhir dari surat al-Baqarah sambil memegang kepala atau dadanya.

Selesai membaca tiap surat, tiupkan ke arah mukanya, atau tiupkan ke kedua telapak tangan Ibu, lalu usapkan ke muka dan sekujur tubuh si kecil. Ibu juga bisa menambahkannya dengan bacaan ruqyah lainnya yang tidak mungkin kami sebutkan semua di sini. Ibu bisa menemukannya pada kaset ruqyah terbitan Ghoib Shout. Semoga anak Ibu diberi kesembuhan oleh Allah.

Lakukanlah terapi ruqyah mandiri secara intensif dan berkala. Bila kondisi si kecil belum ada perubahan yang berarti, maka tidak ada salahnya meminta bantuan seorang pe-ruqyah yang dekat dengan tempat tinggal Ibu. Pastikan bahwa ruqyahnya sesuai dengan syariat. Semoga Allah mempermudah usaha Ibu sekeluarga.

Semoga ibu mengerti dan bisa mengantisipasi hal tersebut dengan membaca surat Al-Qur'an. Selalu hiasi rumah dengan bacaan Al-Qur'an karena syetan tak akan betah di rumah yang penghuninya selalu mengingat Allah SWT.

Wallahu a’lam.




"Menafkahi Orang Tua", Renungan Untuk Kita Semua …

"Menafkahi Orang Tua", Renungan Untuk Kita Semua …
Orang tua tidak takut miskin memberi nafkah pada anaknya saat membesarkan mereka.
Tapi banyak anak sering takut kekurangan saat menanggung orang tuanya dimasa tuanya.
Lihat diri kita saat ini,
Sehebat apapun,
Suksespun setinggi langit,
tapi tanpa doa restu orang tua yang membesarkan kita
maka tidak akan ada ketenangan, keberkahan & kebahagiaan dalam hidup.

Uang bisa dicari,
ilmu bisa digali
jabatan bisa kita raih
tapi *kesempatan untuk mengasihi orang tua takkan terulang kembali.*

Satu ibu,
bisa merawat tujuh anaknya
tapi tujuh orang anak belumtentu bisa membahagiakan
satu orang ibu.

Baca Juga : Inilah 4 Posisi Tidur yang Benar Saat Bersama Pasangan, Bakalan Tambah Nyaman Deh...

Satu ayah,
bisa menghidupi 7 anaknya
tapi tujuh orang anak belum tentu dapat menghidupi
satu orang ayah.

Sesekali tengoklah orang tuamu,
tatap wajahnya ketika ia terlelap tidur
lihat kerutan di wajahnya,
lihat rambutnya yang kini mulai memutih,
lihat badannya, yang dulu tegap kini mulai membungkuk,
semua telah berubah termakan waktu tapi tidak dengan kasih sayangnya..

Sudahkah kita membuatnya bahagia hari ini?
Sudahkah kita membuatnya bangga hari ini?
Sudahkah kita membuatnya tersenyum hari ini?

Tidak akan ada jasa yang mampu kita balas,
Tidak akan ada kebaikan yang mampu kita balas, semua begitu banyak, begitu tulus.

Perlakukan orang tuamu dengan penuh hormat, maka rezekimu akan semakin diberkati.




Baca Juga :


Kamis, 15 Juni 2017

Rumah BEBAS KECOA dengan Jebakan Simple Ini, Dijamin Murah!

Rumah BEBAS KECOA dengan Jebakan Simple Ini, Dijamin Murah!
Tak hanya orang Indonesia saja, tapi siapa sangka jika hewan kecil bersungut, yakni kecoak sangat dibenci di berbagai negara di dunia. Mereka rela membeli obat-obatan kimia demi mengusir kecoa ini. Namun ternyata nihil dan tidak sesuai dengan biaya dan bahayanya bagi kita.
Padahal sebenarnya ada cara untuk menangkap kecoa dengan alat buatan rumah yang begitu sederhana. Dijamin efektif deh, meski murah meriah dan tidak perlu mengganti setiap harinya.

Dikutip dari indozone,  Salah satu yang sudah membuktikannya yaitu pemilik akun Raistamala Nediasani. Melalui akun media sosialnya, Selasa (6/6) Raistamala menunjukkan bagaimana hasil tangkapan alat buatannya itu dan cara membuat perangkap kecoak tersebut.
⠀
"Anda punya masalah dengan kecoa sama seperti saya? Coba cara ini deh. Sebel saya tiap hari kok ketemu kecoa, dimatiin satu temennya 10. Populasinya terlalu cepat kayaknya, ngabis-ngabisin Bay*on aja. Maka dari itu coba bikin jebakan yang murah meriah, alami, efektif langsung dapet banyak ini," tulis Raistamala.

Cara membuatnya, anda membutuhkan botol minum bekas (me: aq*a 600 ml), gula pasir 1 sdm, kapas, air dan minyak goreng. Tidak sulit kok untuk membuatnya.


Langkah pertama, potong botol 1/3 bagian lalu letakkan kapas pada dasar botol dan tuang gula. Kemudian berilah sedikit air (sekitar 5 sdm) ke dalam botol yang sudah dipotong tadi. Kemudian olesi sekeliling botol dengan minyak (agar kecoa terpeleset) baru letakan botol bagian atas dengan cara terbalik (tutup dibawah) seperti pada gambar. Setelah itu rekatkan menggunakan selotip.

Kemudian, letakkan perangkap pada daerah yang sering ada kecoa, sandarkan pada tembok. Lihat keesokan harinya, kecoa berbondong-bondong pada bunuh diri. "Semalem aja udah dapet sekitar 10 kecoak ini," pungkas Raistamala dalam postingannya. Panduan simpel dan aplikatif ini pun ramai dibagikan di media sosial.

Bagaimana tidak sulit kan? Mudah, murah dan yang pasti ampuh untuk basmi kecoa. Anda bisa menggunakan alat ini berulang kali, atau jika terlalu jijik anda bisa memusnahkannya atau membuangnya.



Baca Juga :


Kamis, 08 Juni 2017

Masukan Tisu Kedalam Lemari Es, Ternyata Manfaatnya Sangat Luar Biasa !!

Bau tak sedap dari dalam lemari es kerap menjadi masalah yang menjengkelkan.
Masukan Tisu Kedalam Lemari Es, Ternyata Manfaatnya Sangat Luar Biasa !!
Bau tak sedap tersebut muncul akibat lemari es yang dijadikan tempat menyimpan beragam jenis sayuran, makanan hingga minuman, tak jarang Anda lupa menyimpan makanan hingga basi.

Lantas bagaimana caranya mengatasi bau tak sedap di lemari es?

Ternyata ada satu tips simpel yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi bau tak sedap dalam lemari es. Cukup gunakan 1 roll tisu toilet. Nah lho, bagaimana caranya?

Cukup masukkan 1 roll tisu ke dalam lemari es. Cara ini dipercaya dapat mengurangi bau tak sedap, karena tisu bisa menyerap bau tersebut. Ganti tisu roll tiap bulan.

Tisu roll yang sudah Anda pakai dalam lemari es masih bisa dimanfaatkan untuk keperluan lain. Seperti membersihkan noda di meja ataupun dapur yang berminyak.

Tertarik mencoba tips ini? Jangan lupa di share ke teman facebook yang lain ya!!



Baca Juga :


Selasa, 06 Juni 2017

WOOWW … LAKUKAN 4 HAL INI, REJEKI AKAN MENGALIR TANPA HENTI !!

WOOWW … LAKUKAN 4 HAL INI, REJEKI AKAN MENGALIR TANPA HENTI !!
Memang rejeki itu datangnya dari Allah SWT, tetapi kita tidak boleh hanya berpasrah saja. Dalam islam ada beberapa cara yang bisa membuat rejeki mengalir deras yaitu:

1. Melaksanakan Salat Tahajud
Shalat tahajud akan berpengaruh pada peningkatan motivasi kerja. Waktu yang paling utama melaksanakan salat Tahajud adalah  pada sepertiga malam. 

2. Membaca Doa Pagi Hari
Sebelum melakukan aktifitas pada pagi hari, awali dengan niat dan berdoa, berharap kepada Allah SWT semata untuk meminta ampunan, memohon kebaikan akhirat dan kebaikan dunia agar dilancarkan segala rezeki. 

3. Bersedekah di Pagi Hari
Sedekah sebenarnya bisa dilakukan dalam waktu apapun, namun akan lebih baik jika dilakukan pada pagi hari. Ini karena setiap malaikat akan mendoakan orang yang bersedekah pada pagi hari. 

4. Melaksanakan Salat Dhuha
Salat Dhuha dua rakaat, maka setara dengan bersedekah 360 kali yang merupakan hak dari persendian yang kita miliki. Sedangkan apabila kita melaksanakan shalat dhuha empat rakaat maka Allah akan menjamin atas rezeki kita. 





Baca Juga :


Jumat, 02 Juni 2017

Jual Motor "Vixion" dan Ganti "Supra", Cowok Ini Ditinggal Ceweknya. Tapi Terjadi Selanjutnya Malah...

Jual Motor "Vixion" dan Ganti "Supra", Cowok Ini Ditinggal Ceweknya. Tapi Terjadi Selanjutnya Malah....
Dalamnya laut bisa ditebak, dalamnya hati siapa yang tahu. Mungkin bukan seperti pepatah tersebut maksud cowok ini. Tapi akhirnya ia membuktikan tanpa sengaja. Karena cintanya yang begitu kuat cowok ini bekerja keras demi kehidupan yang lebih baik bersama pacar yang dicintainya.
Vino, lelaki yang sedang menjalin hubungan asmara dengan perempuan bernama Ayu itu harus menelan kekecewaan. Sebab mati-matian ia berjuang membahagiakan pacarnya, namun belakangan perempuan itu seperti tak punya hati. Gara-gara jual motor Vixion dan membeli Supra, Ayu tega mengaku telah memiliki pacar baru bermotor Ninja. Demikian dikutip dari bombastis.com, 

Bermula Saat Vino Menjual Vixion Dan Membeli Supra

Ceweknya tidak tahu kalau ini supranya

Kisah Vino dan Ayu menjadi viral saat screenshoot Whatsaap keduanya tersebar melalui unggahan Facebook akun Hendri di grup Info WONG SOLO pada 30 Mei 2017 lalu. Berawal dari si cowok bernama Vino mengaku kepada kekasihnya bahwa telah menjual motor Vixion miliknya. Vino juga memberitahukan telah membeli Supra sebagai gantinya.  Si perempuan pun spontan protes mengapa Vino harus membeli Supra. Lelaki itu pun menjelaskan jika dirinya hanya mampu membeli Supra.

Tiba-tiba Pacar Vino Mengaku Telah Memiliki Gebetan Baru

Chat Vino dan Ayu
Setelah mendengar penjelasan Vino yang hanya mampu membeli Supra, Ayu malah spontan memberikan pengakuan mengejutkan. Perempuan itu menjelaskan bahwa dirinya telah memiliki gebetan baru yang memiliki motor Ninja. Ayu pun dengan santai meminta maaf pada Vino seolah benar-benar ingin mengakhiri hubungan keduanya.

Vino Berusaha Menjelaskan Perjuangannya Membahagiakan Ayu

Chat Vino dan Ayu
Mendengar wanita yang ia cintai berniat memilih orang lain, Vino pun menjelaskan bahwa dirinya mati-matian bekerja untuk membahagiakan Ayu. Perempuan itu sekali lagi meminta maaf. Vino yang mulai tersulut emosi lantas bertanya apa Ayu mengetahui Supra yang ia beli. Ayu balik mengira Supra yang dimaksud adalah motor jaman dulu yang mengingatkan perempuan itu pada masa-masa susah kehidupan keluarganya. Ayu bahkan membayangkan jika dirinya boncengan motor dengan Vino akan bersedih sebab terkenang hal itu.

Supra yang Dimaksud Mobil Supra, Bukan Motor

Chat Vino dan Ayu
Mendengar Ayu malah menjelaskan motor Supra, akhirnya Vino menyadari bahwa kekasihnya berubah menjadi sosok perempuan matre. Seperti tak lagi kuat menahan emosi, Vino pun mengirim gambar Supra yang dia beli. Dan ternyata, Supra yang dimaksud adalah mobil Toyota Supra. Lelaki itu kembali menjelaskan betapa ia telah bekerja keras lembur hingga malam untuk membahagiakan kekasihnya. Meski tak mampu membeli Pajero atau Fortuner, Vino mengaku bangga memiliki Supra.

Kekecewaan Vino dan Penyesalan Ayu, Keduanya pun Putus
Ilustrasi putus via wikihow
Mengetahui gambar yang dikirim kekasihnya adalah Mobil Toyota Supra, Ayu langsung meminta maaf. Ia mengaku hanya bercanda tentang gebetan. Vino yang nampaknya telah sakit hati terhadap apa yang dilakukan Ayu, tak bisa begitu saja menerima bahwa semua itu hanya bercanda. Vino pun mengakhiri chat dengan mendoakan agar Ayu bahagia saat nanti naik Ninja, dan memutuskan hubungan mereka.  Ayu masih berusaha menjelaskan bahwa dirinya hanya bercanda dan mengaku masih sangat sayang pada Vino. Namun, pesan itu nampaknya tak lagi berbalas.

Pelajaran berharga dari kisah Vino ini , kita harus berhati-hati bahkan dengan orang yang kita sayangi. Sebab meski tidak semua, ada satu dua orang yang menjual cinta demi harta. Dan lagi, pepatah lama mengatakan bahwa “orang yang paling kita cintai adalah orang yang paling berpeluang melukai kita.” Karena itu, mencintai sewajarnya saja




Baca Juga :


Jumat, 14 April 2017

Astagfirullah....Ceraikan Istri Karena Sudah Tak Cantik, Pria Ini Menyesal usai Bertemu Kembali...,

Astagfirullah....Ceraikan Istri Karena Sudah Tak Cantik, Pria Ini Menyesal usai Bertemu Kembali...,
Seorang pria yang telah lama menikah dan memutuskan bercerai karena istrinya dinilai sudah tidak cantik lagi, akhirnya menyesal.
Dilansir dari Eberita.org, pria bernama Chan menjalani pernikahan  bertahu-tahun dan dikaruniai tiga orang anak.
Seiring berjalannya waktu, ia melihat perubahan dari istrinya.
Mulai dari penampilan dan berat badan.
Hal itu membuat Chan tidak nyaman, pasalnya penampilan istrinya juga mebuat pergaulannya terganggu.
Hingga suatu hari, Chan memilih untuk bercerai.
Setelah bercerai, Chan mulai merasakan penyesalan, ia rindu dengan seorang istri yang telah mengurus anak dan dirinya.
Satu tahun setelah itu, Chan bertemu dengan seorang wanita cantik dan anggun.
Ternyata itu mantan istrinya.
Chan hanya terdiam, pasalnya mantan istrinya itu sudah punya pasangan.
Berikut kisah selengkapnya:
Aku dan istriku sudah menikah bertahun-tahun dan memiliki 3 orang anak.
Tapi, aku sudah tidak tahan bersamanya.  Dia gendut, jelek, tidak suka dandan, sudah sangat berbeda dengan dulu waktu masih pacaran.
Aku menyesal, kenapa bisa menikahi istri yang jelek seperti dia.
Dengan kondisi seperti itu, aku sudah tidak tahan dan akhirnya memberanikan diri menceraikannya.
Setiap hari, sepulang kerja, aku langsung melihat penampilannya mengenakan daster  dengan rambut yang berantakan.
Setiap kali aku tanya, dia hanya bilang dengan lebih nyaman dan lebih mudah membersihkan rumah dan menjaga anak jika berpenampilan sepert itu.
Sejak melahirkan, dia terus bertambah gendut dan tubuhnya kini sama sekali tidak menarik.
Setiap kali melihat perutnya yang gendut, kadang kalau pergi bertemu teman-temanku, mereka kadang sampai bilang, "Istri kamu hamil lagi ya?"
Setiap malam aku tidur bersamanya, aku merasa sangat tidak nyaman.
Setiap melihat wajah dan tubuhnya, serta kerutan di wajahnya, aku sama sekali tidak tertarik padanya.
 "Kita cerai aja, sepertinya pemikiran dan sifat kita memang tidak cocok." kataku pada istri.
Sebenarnya aku cuman tidak bisa melihat bentuk tubuhnya yang sudah berlebihan.
Istriku menitikkan air mata, namun dia sama sekali tidak membalas perkataanku, dia bilang dia menghormati semua keputusanku.
Sebelum dia pergi, dia masih memasak makanan untukku dan anak-anak, dia juga masih mempersiapkan semua kebutuhan sekolah anak-anak, kemudian dia mengambil koper dan pergi dari rumah.
Setelah kejadian itu, aku tidak lagi bertemu dengannya hampir 1 tahun.
Sebenarnya aku juga merasa aneh, aku sering teringat dia, aku sering mengingat bayangan dia memasak untukku.
Dia selalu tertawa saat bermain bersama anak-anak, dia sering bertanya bagaimana keadaan kantorku, semakin lama, aku semakin menyesal bercerai darinya.
 Sewaktu dia hamil, kami sangat menantikan kehadiran sang bayi, waktu aku melihat dia menyusui, aku benar-benar merasa aku menikahi istri yang paling penuh cinta.
Sebenarnya, dia bukannya tidak cantik, tapi demi aku, demi anak, demi keluarga ini, dia merelakan dirinya sendiri.
Dia sama sekali tidak punya waktu untuk merawat diri. Aku? Apa yang pernah aku lakukan untuknya?
Di dalam hatinya, anak-anak selalu yang terutama, aku selalu yang kedua, dirinya selalu ada di baris paling akhir.
Aku menyesal, aku punya wanita yang demi aku rela mengorbankan segalanya, tapi aku sangat bodoh!
Aku sendiri yang membuang kebahagiaan ini. Tapi sekarang menyesal juga tidak bisa mengembalikan lagi semuanya. Sampai suatu hari aku berpapasan dengannya..
 Setelah tidak bertemu selama setahun lamanya, kini dia sudah berubah sangat drastis.
Di hadapanku, aku melihat seorang wanita dengan tubuh yang sangat seksi, dia berdandan sangat anggun, rambutnya terurai rapi dan itulah mantan istriku!
Di wajahnya, dia mengenakan make up tipis, kemudian dia tersenyum padaku, dia sangat amat anggun!
Ternyata seletah meninggalkan aku, dia hidup dengan sangat baik, di sampingnya ada seorang lelaki.

Aku tidak mampu berkata apa-apa, aku cuman bisa mengangguk dan mendoakan yang terbaik untuknya.




Baca Juga:

Rabu, 12 April 2017

Subhanallah...Jika Calon Suamimu Sudah Memenuhi 10 Kriteria Ini, Restu Orangtua Akan Dengan Mudah Kalian Kantungi...!

Subhanallah...Jika Calon Suamimu Sudah Memenuhi 10 Kriteria Ini, Restu Orangtua Akan Dengan Mudah Kalian Kantungi...!
Sebagai orang yang mengandung dan membesarkan kita sekian lama orangtua tentu merasa punya kewajiban mengantarkan kita ke gerbang kedewasaan yang kerap ditandai dengan sebuah pernikahan. Kebebasan tentu mereka berikan, namun sebagai anak kita baru bisa melangkah tenang setelah ada restu dan keikhlasan.
Wajar saja jika orangtua memiliki kriteria yang wajib dipenuhi oleh calon pasangan putra-putrinya. Bukan karena tidak rela, hanya saja mereka tentu tak ingin kita hidup tidak nyaman setelah lepas dari atap mereka.
Berikut ini adalah jawaban-jawaban dari pembaca tentang syarat wajib dari orangtua mengenai kriteria calon suami atau istri bagi anak mereka. Kira-kira syarat apa saja sih yang seringkali diminta oleh para orangtua yang wajib dituruti oleh anak-anaknya dalam mencari calon suami atau istri? Sudahkah ini dimiliki oleh calon pasanganmu? Simak yuk!

1. Agama adalah sebuah pondasi dari sebuah rumah tangga. Tak hanya mencari pasangan yang memanggil Tuhan dengan sebutan yang sama, tapi pastikan dia juga kokoh imannya

“Harus seiman. Jangan ampe beda agama. Nanti ngurusin macem-macemnya repot, belom lagi kalo nanti ada masalah antar keluarga. Anaknya juga nanti jadi bingung mau milih agama bapak atau ibu nya. Itu kira-kira perkataan nyokap gua tentang calon istri gue nanti.” “Cari suami yang sholeh. Gak pernah melupakan sholat sebagai tiang agama. Sehingga hidup ada pegangannya. Rumah aja punya pondasi. Begitu juga dengan hidup.” Pesan ibu sebelum beliau meninggal. Sebab beliau tak ingin saya merasakan apa yang beliau rasakan.”
Yunika Bestari, 20, Surabaya
Di Indonesia, mayoritas sepakat bahwa pasangan yang menikah sudah sepatutnya memiliki agama yang sama. Bahkan negara ini pun tak menyediakan tempat bagi warganya yang ingin menikah beda agama. Menikah beda agama menjadi hal yang masih dianggap tabu di masyarakat kita. Banyak kerumitan yang pasti akan di hadapi. Mulai dari persoalan pernikahan, masalah antara keluarga kedua belah pihak, hingga masa depan anak-anaknya nanti.
Tapi tak cukup hanya seiman, orangtua juga akan lebih rela untuk melepaskan anak-anaknya kepada dia yang punya pengetahuan agama yang baik. Orangtua yakin bahwa agama adalah pondasi bagi sebuah keluarga. Jika seorang suami atau istri yang memiliki keimanan yang baik, orangtua percaya bahwa keluarganya memiliki tujuan dan pedoman yang kuat, dan tentu akan selalu dalam perlingungan Tuhan YME. Karena itulah, demi kebaikan keluarga anak-anaknya kelak, orang tua menginginkan dan mewajibkan anak-anaknya untuk menikah dengan sesorang yang seiman.

2. Tak ada orangtua yang ingin anaknya hidup kekurangan. Pasanganmu kelak harus punya tanggung jawab menjamin kehidupan finansial di masa depan

“Mapan secara finansial. Bagi saya seorang perempuan mempunyai pasangan yang mapan adalah sebuah kewajiban. Sebab, bagaimanapun juga, tidak dipungkiri, keuangan juga landasan kemapanan dan kelanggengan sebuah keluarga.”
Gwendelin, 25, Malang
Seorang menantu laki-laki yang mapan tentu adalah dambaan bagi semu mertua. Orangtua yang sudah punya pengalaman berpuluh-puluh tahun membina keluarga tentu tahu betul bahwa persoalan finansial adalah hal yang sangat krusial dalam sebuah rumah tangga. Bukan berarti mereka adalah mertua yang matre, tapi mereka hanya ingin anak perempuannya hidup dengan layak saat dia tak lagi tinggal bersama mereka.
Lelaki yang mapan secara funansial setidaknya sudah memiliki modal penting bagi mencukupi keluarganya di masa sekarang dan masa depan. Mengingat kebutuhan ekonomi saat ini semakin menghimpit, terang saja orangtua semakin khawatir jika kebutuhan putri kesayangannya tak bisa tercukupi dengan layak. Yang mereka inginkan hanya ingin anaknya bisa hidup layak, setidaknya selayak saat mereka masih hidup bersama mereka.

3. Tak masalah jika saat ini belum mapan. Tapi yang jelas seorang kepala keluarga harus punya penghasilan yang bisa diandalkan tiap bulan

“Pria yang udah punya pekerjaan tetap. Kalo udah punya pekerjaan tetap kan udah ada pegangan dalam berumah tangga. Walaupun mungkin penghasilan engga banyak tapi seenggaknya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.”
Fika, 23, Jakarta
“Harus sudah kerja. Istri juga bekerja, kebutuhan hidup memang makin tak bisa dipenuhi jika tidak disokong berdua. Soal kemapanan dan kesuksesan finansial, itu urusan belakangan. Kemapanan dan kesuksesan bisa dicapai berdua.”
Dewi Ummy Lathifah, 23, Samarinda
Benar yang dikatakan oleh para pembaca di atas. Seorang kepala keluarga adalah tulang punggung keluarga, dialah yang punya kewajiban untuk menafkahi keluarganya. Orangtua mana yang rela melepaskan putri-putrinya kepada laki-laki yang belum jelas pekerjaan dan penghasilannya. Kalaupun kemapanan bukan syarat mutlak yang diminta oleh orangtua, pekerjaan adalah hal wajib yang tak akan bisa ditawar lagi.
Mereka ingin anak-anaknya setelah menikah nanti bisa hidup mandiri dan mencukupi kebutuhannya sendiri. Orang tua pastinya ingin anak mereka bersanding dengan laki-laki yang bertanggung jawab, yang mau berusaha keras menafkahi anak istrinya nanti. Orangtuamu bukan banyak menuntut, tapi karena mereka berpikir realistis. Mereka hanya ingin hidup anaknya terjamin dan tak ingin melihat anaknya sengsara.

4. Mengontrak atau tinggal bersama mertua tentu tak nyaman jika dijalani terlalu lama. Rencana memiliki rumah sendiri perlu dimiliki pasanganmu saat ini

“Punya rumah sendiri. Sudah menikah jadi harus bisa mandiri nantinya, tidak selalu bergantung ke orangtua ataupun mertua. Nggak malu sama kucing. hehehe..”
Mega, 20, Malang
Terlebih lagi jika seorang pria yang hendak meminang anak gadisnya adalah pria yang sudah mapan dan memiliki rumah pribadi. Laki-laki yang seperti ini sudah tentu jadi nilai plus bagi orangtua. Kembali lagi, orangtua hanya ingin melepaskan anaknya pada orang yang bisa menjaga putrinya dengan baik. Tak ayal jika orangtua akan sangat percaya dengan laki-laki yang sudah menyediakan rumah bagi anak dan cucunya nanti.
Lagipula, orangtua juga ingin melihat anaknya bebas membangun rumah tangga sendiri tanpa campur tangan dari mereka. Meski mereka sangat bahagia tinggal bersama anak dan menantunya, tentu tinggal bersama dalam satu atao tak akan memberi ruang gerak yng bebasa bagi anak, menantu, dan cucunya. Mereka ingin melihat anaknya hidup mandiri dan bahagia dengan keluarga kecilnya.

5. Menurut orangtua, memiliki suku yang sama berarti memiliki karakter yang tak jauh berbeda. Kecocokan karakter adalah kunci dari keharmonisan keluarga.

“Seiman dan satu suku. Secara gw orang Batak dan harus nikah sama orang Batak. Yang lebih ngenesnya lagi gw pacaran ama orang Jawa, tamatlah riwayat gw.”
Rizky Andri, 23, Semarang
“Orang tua aku masih memprioritaskan kesamaan suku. Bagi mereka, kalau anaknya menikah dengan pasangan yang memiliku suku yang sama, akan terasa lebih dekat dan lebih cepat berbaur. Selain itu, tidak perlu menyesuaikan kebiasaan adat dengan suku yang lain.”
Sashi, 23, Padang
Selain agama, kesamaan suku seringkali menjadi hal yang masih banyak dipermasalahkan oleh orangtua. Memiliki menantu yang memiliki ras dan suku yang sama seolah-olah memberikan rasa kedekatan yang lebih dibandingkan dengan menantu yang berbeda suku.
Di Indonesia sendiri, menikahi seseorang juga bisa berarti menikahi keluarganya. Seseorang yang memiliki suku yang sama akan dianggap memiliki kedekatan dan karakteristik yang sama, sehingga lebh mudah cocok dan dekat. Demi keharmonisan keluarga, orangtua menginginkan anak-anaknya menikah dengan orang yang punya suku yang sama.
Beberapa suku di Indonesia masih banyak yang dengan tegas menginginkan anak cucu mereka menikah dengan orang yang sesuku agar memiliki generasi penerus yang bisa melestarikan budaya dan sukunya. Mungkin bagi kita ini masih terlalu kolot, tapi jika dilihat dari sudut pandang orangtua,mungkin ini adalah salah satu faktor yang bisa membuat pondasi sebuah rumah tangga bisa kuat.

6. Orangtuamu hanya akan makin menua dan sering sakit-sakitan. Mereka akan lebih bahagia jika kalian bisa tinggal tak begitu berjauhan

“Suami yang mau tinggal sekota ama bokap, pasalnya gue anak tunggal.”
Niken, 22, Jogja
“Yang pernah mention itu cuma nenekku yang cerewet. beliau bilang, cari jodoh jangan jauh-jauh rumahnya, biar kalo mudik nggak repot.”
Ayu Gina Utari , 24, Jakarta
Bukan berarti mereka tidak ikhlas untuk ditinggal oleh anaknya, tapi orangtua juga ingin anaknya bisa rutin menjenguk dan merawatnya ketika mereka sudah semakin menua. Mereka juga memikirkan tentang intensitas dan kepraktisan untuk bertemu dengan anak, menantu, dan cucunya.
Jika rumah orangtua dan anaknya tak terlalu jauh, mereka pasti bisa lebih mudah dan sering untuk bisa menengok cucu mereka. Begitu juga saat momen hari raya, orangtua pasti sangat berharap jika anaknya bisa mudik ke rumah bersama-sama dengan menantu dan cucu mereka.

7. Perut adalah pintu utama menaklukkan hati suami dan keluarga. Mertuamu akan sangat bangga jika dari sekarang kamu tak keberatan masuk ke dapur dan belajar menu-menu sederhana

“Kalo kata ortu saya : “golek bojo seng gelem sobo pawon” artinya cari istri yang suka didapur maksudnya bisa masak.”
Dwi Raharjo, 23, Jakarta
Jika menantu pria seringkali dituntut untuk bisa mencari nafkah dan memberi penghidupan yang layak bagi anak dan istri, maka seorang istri juga seringkali dituntut untuk bisa terampil di dapur. Orangtua akan lebih merasa senang jika menantu perempuannya bisa memasakkan makanan spesial bagi anak laki-laki dan cucunya kelak. Perempuan yang terampil memasak biasanya akan dipandang sebagai perempuan yang memiliki sikap perhatian dan keibuan.

8. Bukan cuma soal materi dan kepemilikan. Pasanganmu juga harus punya wawasan luas dan kecerdasan

“Berpendidikan. Alasannya karena suami yang berpendidikan akan memberikan ilmu dan wawasannya kepada anak-anaknya.”
Indri, 24, Tangerang
Selain persoalan materi, orangtua juga akan mempertimbangkan soal pendidikan calon pendamping anak-anaknya. Mereka tentu ingin anaknya memiliki pendamping yang memiliki pengetahuan dan wawasan yang luas. Terlebih jika dia adalah seorang lelaki, tentu orangtua ingin anaknya mendapatkan seorang imam keluarga yang pandai, yang bisa menjadi panutan bagi anak-anaknya kelak.
Orangtua juga pasti mendambakan calon istri yang cerdas dan pandai bagi anak laki-lakinya. Meskipun pada akhirnya menantu perempuannya itu hanya menjadi seorang ibu rumah tangga, dia juga harus punya latar pendidikan yang baik agar bisa menjadi ibu yang baik dan bisa membimbing dan memberikan contoh-contoh yang baik bagi cucu mereka nanti.

9. Karena menikah bukan cuma soal dua kepala, restu orangtua akan mudah turun saat pasanganmu mau terbuka atas latar belakangnya.

“Asal-usul keluarga yang baik ssetidaknya tidak ada track record yang bakalan nyusahin kedua belah pihak nantinya.”
Dini, 23, Bandung
Latar belakang dan asal-usuk keluarga juga jadi sebuah pertimbangan matang bagi orangtua untuk memberikan restu pada pernikahan anaknya nanti. Keluarga dari calon menantu sebisa mungkin adalah keluarga yang baik dan tidak memiliki reputasi yang buruk. Orangtua tentu tidak ingin anaknya terseret dan terlibat ke dalam konflik keluarga dari pasangannya.
Ya, di Indonesia seseorang yang menikah berarti juga telah menikahi keluarganya. Karena itulah orangtua selalu mewanti-wani anaknya untuk selalu mempertimbangkan bibit, bobot, dan bebet keluarga calon pendampingnya nanti. Orangtua juga tak ingin anaknya nanti terbawa-bawa dalam permasalahan yang seharusnya bukan menjadi urusan anaknya.

10. Bagi beberapa orangtua, profesi PNS memang menjanjikan. Tapi kalau pun tidak pastikan pacarmu saat ini punya jenjang karir yang mapan

“Calon suami yang jadi PNS, iya karena kalau udah pensiun masih dapet pensiunan katanya, kan lumayan gak kerja tapi dpt uang.”
Rani Rizqi M, 21, Pasuruan
Profesi sebagai PNS adalah profesi yang sangat diidamkan oleh mayoritas orangtua di Indonesia. Kalaupnun anaknya tak bisa bekerja menjadi seorang PNS, satu-satunya harapan mereka adalah mendapat seorang menantu yang berprofesi sebagai PNS. Lebih-lebih jika orantua kita dulunya berprofesi sebagai seorang PNS.
Tapi sebenarnya jika ditilik lagi bukan hanya profesi PNS yang bisa memberikan lampu hijau bagi restu orangtua. Tak masalah dia bekerja sebagai karyawan lepas, pekerja swasta, penggiat dunia kreatif, hingga wirausahawan. Yang penting jenjang karirnya bisa menawarkan kemapanan dalam jangka panjang.
Itulah tadi beberapa syarat-syarat mutlak yang biasa diminta oleh orangtua mengenai calon pendamping hidup anak-anaknya nanti. Janganlah menganggap permintaan mereka sebagai sesuatu yang membebani. Jika permintaan mereka memang baik untuk masa depanmu, kamu patut untuk menurutinya. Namun jika tak sepaham, berilah pemahaman yang baik pada mereka.

Bagaimanapun restu dari mereka adalah hal terpenting bagi rumah tanggamu nanti. Apakah orangtuamu juga punya syarat wajib seperti para pembaca di atas? 


Baca Juga: